Selamat hari puisi se Dedunia(Internasional)
maaf saya tidak bisa berpuisi layaknya para penyair di pulau sebrang sana,
yang dengan mahirnya mereka melantukan setiap baitnya,
kurasa aku belum mampu menciptakan puisi dan menyainginya,
karena abjadku hilang ketika mereka berebut angkuh dan menelannya,
aku tak sadarkan diri waktu itu,
dengan tatapan kosong, mereka menyerbu abjad yang diberi olehNya,
sadis memang,
tapi suatu saat mungkin aku bisa seperti mereka, namun takkan persis sama,
sebut saja penyair rongsokan,
menciptakan puisi dari hasil pungutan abjad penyair mahir seperti mereka. #Happyworldpoetryday
yang dengan mahirnya mereka melantukan setiap baitnya,
kurasa aku belum mampu menciptakan puisi dan menyainginya,
karena abjadku hilang ketika mereka berebut angkuh dan menelannya,
aku tak sadarkan diri waktu itu,
dengan tatapan kosong, mereka menyerbu abjad yang diberi olehNya,
sadis memang,
tapi suatu saat mungkin aku bisa seperti mereka, namun takkan persis sama,
sebut saja penyair rongsokan,
menciptakan puisi dari hasil pungutan abjad penyair mahir seperti mereka. #Happyworldpoetryday
0 komentar:
Posting Komentar